.::<> Menanti Bintang Jatuh <>::.

All about My Life...

Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Minggu, 15 Maret 2009

About Me

Diposting oleh HeyL aBduL AziZ




Nama Lengkap: Heryl Abdul Aziz

Nama Panggilan: Heryl , Ajiez , Eazy

Tempat / Tanggal Lahir: Palembang, 13 mei 1995

Pendidikan: Sdn 177 Palembang , Smp10 Palembang

Prestasi yang pernah diraih:

-Juara 1 di ajang 1ncredible Band Festival 2007

-Juara di X 10 C Production

-Best Basist di 1incredible Band Festival 2007

-Best Vocalist di Sejuta Cinta Festival

-Juara Favorit di Pesta Buku 2008

Pagelaran musik yang pernah diikuti:

-Pal Tv komplikasi

-Sejuta Cinta Festival

-Satu Musi Satu Hati

-Musik Kemerdekaan 2007

-Electric SMP 10 Palembang 2007

-Bali Fashion Week 2007

-Pesta Buku 2008

Heryl itu menyukai:

-Fotografi dan menyukai segala hal yang berhubungan manipulasi foto

-Ngulik komputer makanya sampai disebut Computer Freak

-Segala hal yang berhubungan dengan gadget

-Gila komputer

Fashion Statement ala Heryl:

Classy Messy dengan baju favorit keluaran Zara, Top Men, Metrox, Harajuku

Heryl mengidolakan:

- J Rocks

- Dewa 19

- Bethoven

- Mozart

- Jason Mraz. Karena lagu-lagunya keren dan groove banget

.

Ritual sebelum Manggung:

Ke toilet dan relaksasi.

Sabtu, 14 Maret 2009

Tampilah Sebagai Pemenang

Diposting oleh HeyL aBduL AziZ

Membuka lagi cerita kemarin yang terulang lagi hari ini, seperti menyingkap tabir gelap dimasa lalu. Kepingan-kepingan luka yang telah menyatu, kini kembali berserakan didasar hati. Sejarah itu memang berulang bagai putaran jam yang selalu berputar dan pasti melewati waktu yang sama. Tapi mengapa kita masih terpana mengahadapi masalah yang sebenarnya telah terjadi sebelumnya?. Mengapa kita masih gundah mengatasi masalah yang sebelumnya juga pernah kita lewati?. Atau mungkin kita sudah terlalu lama melawati masalah itu sehingga kita lupa cara untuk mengatasi dan menyelesaikannya. Kembali lagi pada fitrah kita sebagai manusia yang selalu lupa karena dibuai dan terbutakan oleh nafsu dan emosi, sehingga kita selalu lalai dalam menyikapi perjalanan hidup kita yang pernah jatuh karena tersandung oleh masalah dan kegagalan. Kita pernah merasakan bagaimana pedihnya sebuah kehilangan, kita pernah merasakan bagaimana perihnya sebuah kesengsaraan. Tapi tetap saja kita selalu mengulangi kesalahan-kesalahan itu dimasa mendatang. Kita sebagai manusia memang menjadi bodoh karena nafsu dan emosi, kita menjadi lebih beringas dari hewan karena terbutakan oleh nafsu dan emosi. Jadi permasalahannya bukan karena sejarah itu berulang dengan sendirinya, tapi sejarah itu berulang karena kita yang menginginkannya untuk terjadi lagi. Tapi yang membuat aneh adalah kenapa kita tidak siap ketika hal itu menghampiri kita lagi. Sekali lagi hari ini telah membuat kita kembali menjadi pelawak kehidupan karena kebodohan kita sendiri, yang tidak siap menghadapi masalah yang sama terjadi lagi dan berulang dihari ini. Dan sekali lagi kita telah menjadi bodoh karena kebodohan nafsu dan emosi kita. Sejarah memang penuh kejutan dan ketakutan, yang bisa menaikkan tekanan darah dalam tubuh kita. Bangkit dari keterpurukan yang sama adalah bangkit mengalahkan kegagalan sejarah yang berulang, bila kita mampu melewatinya berarti kita berhasil membawa kembali sebuah kemenangan. Hidup dengan kecemerlangan mengalahkan kegagalan adalah langkah awal kita menuju sesuatu yang dinamakan kesuksesan. Sekarang hal yang paling penting adalah bagaimana kita melewati sisi gelap hari ini dengan penuh keberanian untuk menjadi pemenang dan meraih kesuksesan. Kita jangan sampai menyerah karena tersandung lagi hal yang sama untuk kesekian kalinya, jangan sampai putus asa karena kita akan benar-benar terjerembab dan terkubur dalam kenangan sejarah yang hanya akan diingat orang sesekali saja. Jadi bangkitlah dan kalahkan keganasan hari ini dengan semangatmu dan tampillah sebagai pemenang untuk kesekian kalinya. Jangan pernah kau melarikan dirimu dari masalah kerena bila kau melakukan itu, dirimu akan terus dikejarnya sampai kau terjerembab dan menangis. Sekarang hadapi masalahmu, simpan ketakutanmu dalam keranjang sampah dan tampillah sebagai PEMENANG !.

Bogor,12 Mei 2006

©Hendra

Contact

Diposting oleh HeyL aBduL AziZ

Publikasikan musik, band, film, graphic design, foto anda di http://catatanheryl.co.cc/, caranya gampang silahkan kirimkan file (.mp3, .wma, .mpg, .mov, .avi, .jpg, .gif, .png, .bmp, .flv, .swf, atau format lainnya) beserta profil anda via e-mail atau jika memungkinkan dapat diantar langsung ke alamat kami, untuk keterangan lebih lanjut hubungi:

CaTaTanHeryL.co.cc


Jln Sekip Lebak Rejo No830 Palembang 30126

e-mail : eazy_id@yahoo.co.id

GuestBook

Diposting oleh HeyL aBduL AziZ




ShoutMix chat widget

Kamis, 12 Maret 2009

Sebuah Perenungan

Diposting oleh HeyL aBduL AziZ


Aku tahu bahwa kamu semua merasakan kelelahan yang luar biasa hari ini. Cobalah kau duduk santai diatas kursimu itu dengan santai. Regangkanlah seluruh otot-otot yang sedikit kejang pada tubuhmu. Lepaskan ikatan-ikatan pakaian yang kau kenakan, agar kau benar-benar dapat melepaskan seluruh kepenatanmu hari ini. Sekarang coba kau tarik nafasmu sedalam-dalamnya, lalu hembuskanlah lagi agar kau benar-benar merasa lega hari ini. Nikmati segala keheningan yang telah kau dapatkan sekarang, rasakan lembutnya hembusan angin yang menerpa wajahmu, rasakan seluruh kenikmatan yang telah kau dapatkan dari bumi Allah ini. Sekarang coba kau pejamkan kedua bola matamu, tarik kembali nafasmu sedalam-dalamnya lalu hembuskan kembali.

Tetap pejamkan kedua matamu, rasakan dan pikirkan seluruh kenikmatan yang ada dimuka bumi ini. Bumi Allah ini sudah terlalu banyak memberimu kenikmatan dengan segala rahasia yang juga disembunyikannya dan takkan pernah mampu kita ungkapkan. Renungkan semua ini dengan hati dan jiwamu tanpa liputan rasa egomu. Semua yang telah ada dibumi ini dan telah nikmati hanyalah pinjaman dari Sang Pencipta, dan suatu hari nanti Ia akan menarik kembali semua hal yang telah kita pinjam dari-Nya itu dengan segala kebesaran-Nya. Saat semua itu terjadi kita takkan pernah mampu untuk menolaknya dan tak ada seorangpun yang dapat menolong kita selain diri kita sendiri.

Tetap pejamkan matamu!, Renungkanlah apa yang harus kita lakukan sebelum Dia menarik kembali seluruh pinjamanNya dari kita. Renungkanlah bahwa tidak pernah ada keabadian di muka bumi ini. Renungkanlah apa yang terjadi ketika Dia membutakan matamu, ketika Dia membuat tuli telingamu, ketika Dia membisukan mulutmu, ketika Dia membusukkan hatimu, ketika Dia memotong lidahmu, tanganmu dan kakimu secara tiba-tiba. Rengungkanlah apa yang akan terjadi ketika dengan tiba-tiba yang diambi-Nya itu adalah nyawamu, kau akan mati!. Jika tidak sekarang Dia mengambil seluruh pinjaman-Nya itu sekarang suatu hari nanti Dia akan tetap akan mengambilnya jua, hanya waktu yang akan menjawab semua itu.

Jangan kau buka dulu matamu, tetap pejamkan! Renungkanlah apa yang akan terjadi jika seluruh manusia dibumi ini telah kehilangan rasa cintanya terhadap manusia lainnya. Mereka pasti akan lebih buas dari binatang-binatang yang ada dihutan belantara sana, mereka takkan segan-segan untuk menyantap hak-hak orang lain, akan terjadi banyak pembunuhan dimuka bumi ini dan makin banyak saja perang yang akan terjadi. Saat rasa cinta itu telah hilang mereka tidak akan pernah peduli dengan nasib sesama, hingga terciptalah sebuah kata “PERSETAN!”. Lalu akan bahagiakah engkau dengan keadaan yang seperti ini. Renungkanlah saat kita menjadi miskin, miskin akan iman,moral,budi dan hati. Saat itulah kemanusiaan dan kemanusiawian kita akan sirna dan lenyap bagai angin lalu. Jadi apa kita tetap dan pantas disebut sebagai “MANUSIA”. Jawabannya adalah TIDAK. Saat semua itu terjadi kita sudah tidak ada bedanya dengan BINATANG yang BIADAB. Kita akan menghalalkan segala cara agar semua keinginan kita bisa terwujud. Kita takkan segan-segan untuk melacurkan diri kita, kita takkan segan-segan menghancurkan harga diri kita, saat itu yang dapat membedakan kita dengan binatang hanya pakaian yang kita kenakan. Berbanggalah diri kita dengan dosa-dosa, berbahagialah diri kita dengan kemaksiatan. Saat itu Uang adalah Tuhan, selama kita banyak uang kita adalah Tuhan dan surga adalah sebuah kemaksiatan. Renungkanlah apa yang akan terjadi saat kerusakan-kerusakan iman itu telah meninabobokan kita. Renungkanlah ! Renungkanlah !.

Renungkanlah ! Saat bumi ini tidak memberikan sebuah kenikmatan lagi untuk kita. Tak dapat kita saksikan lagi terbit dan tenggelamnya lagi sang mentari. Renungkanlah saat burung-burung di dahan sana tak dapat lagi kau dengar kicau merdunya, saat hembusan angin tak dapat lagi kau rasakan menyentuh tubuhmu. Renungkanlah apa yang akan terjadi jika hujan tak pernah lagi turun dan membasahi bumi, dan kemarau pun tak pernah lagi menyapa, saat siang tak pernah datang dan malam tak pernah pergi, saat bintang dan bulan dapat lagi kau lihat cahanyanya. Lalu coba kau renungkan kembali, apa pantas kau mendapatkan tempat disurgaNya, sementara kau hidup dalam gelimangan kemunafikkan dan kemaksiatan. Apa pantas kau pertanyakan segalah hak-hakmu sementara selalu saja seluruh kewajibanmu kau lalaikan.

Renungkanlah seluruh kesementaraan hidup kita ini, renungkan saat kau sudah tak lagi dicintai, kau sudah tidak dibutuhkan lagi, dan kau sudah tidak pernah lagi diharapkan. Renungkan saat kau sudah tak mampu, tak berdaya dan tak berguna. Renungkanlah saat kau adalah sampah, saat kau adalah bangkai, saat kau adalah penyakit dan saat kau adalah sebuah kehinaan. Renungkan saat kau dicampakkan dan dibuang dan dikucilkan dari pergaulanmu.

Renungkanlah saat kematianmu tiba dan tak ada seorangpun yang mendoakanmu dan hanya neraka yang pantas untuk kau tempati. Saat itu penyesalan yang kau ucapkan sudah tak ada artinya, renungkanlah saat kata “AMPUN”, “TOBAT”, dan “MENYESAL” sudah tak ada artinya lagi bagimu dan tak pernah lagi bisa menyelamatkanmu, renungkanlah semua itu jika sebuah PENYESALAN itu telah menjadi sesuatu yang terlambat untukmu.

Sekarang coba kau buka matamu, aku yakin air mata akan mengalir dengan sendirinya dari kelopak matamu tanpa kau kehendaki. Sekarang beristirahatlah, dan jika kau masih terbangun esok hari maka jadikanlah dirimu lebih baik dari hari ini, dengan segala syukur dan sujud kepada Sang Penciptamu. Semoga perenungan ini dapat menjadikan kehidupanmu lebih baik dengan segala kesadaran yang ada pada dirimu.

SEBUAH PERENUNGAN(UNTUK KITA YANG HANYA SEMENTARA)

Revision from Sept 03, 2002

@Hendra


ARE YOU READY FOR THIS ?

Diposting oleh HeyL aBduL AziZ


Mencoba untuk mengenang lagi perjalanan panjang yang telah kita lewati selama ini membawa kita kembali pada titik awal perjuangan kita. Sejauh mana selama ini kita telah berlari, sejauh mana pemikiran yang telah kita bentuk, dan seberapa jauh sudut pandang yang telah kita bentuk dalam perjalanan panjang kita. Sudahkah kita menjadi dewasa oleh pemikiran kita selama ini, sudah luaskah sudut pandang kita dalam menyikapi sesuatu. Tidak mudah untuk menerima sesuatu yang sebenarnya sangat tidak kita sukai, sulit sekali untuk menerima pemikiran yang bertentangan dengan pemikiran kita. Mengapa semua itu bisa menjadi demikian? Semua terjadi karena kita terlalu menonjolkan ego kita sebagai manusia yang tidak pernah mau dikalahkan meskipun kita tidak punya kekuatan sedikitpun untuk menjadi pemenang. Saat itulah waktu yang tepat untuk menyebut diri kita sebagai orang yang bodoh, orang yang tidak ingin maju dan terjebak oleh kemunduran. Kenapa? Karena kita telah mengkerdilkan pemikiran kita, dan menyempitkan sudut pandang kita sendiri. Orang-orang yang punya kemauan untuk maju adalah orang yang mau mendengarkan pendapat orang lain. Orang yang maju adalah orang punya keberanian untuk bisa menerima pemikiran orang lain dengan pandangan yang logis. Sudut pandang yang logis adalah bagaimana kita bisa menerima pemikiran orang dengan kemampuan untuk mencerna semuanya terlebih dahulu, bukan langsung menelannya secara bulat. Jika kita langsung menerima pemikiran orang secara bulat tanpa bisa mencernanya terlebih dahulu yang ada kita malah akan terjebak oleh kebuntuan. Ibarat kita diberi makanan, kita langsung memasukkan semuanya kedalam mulut dan langsung menelannya tanpa mencium aroma dan tanpa mencernanya terlebih dahulu, apa yang akan terjadi? Kita pasti akan tersedak. Seperti itulah inti dari pengertian sudut pandang yang logis. Membuka pemikiran untuk hal-hal yang baru terkadang malah membuat kita terjebak dalam pengkerdilan pemikiran kita sendiri, kenapa? karena kita tidak siap untuk menerima semua itu. Tapi itulah inti dari keberanian, karena sesuatu yang akan kita lakukan pasti mempunyai konsekuensi yang harus kita tanggung. Jadi yang harus kita lakukan adalah memulai untuk berpikir positif dan bertindak secara positif pula. Kita harus belajar untuk menanggapi sesuatu secara potitif, bukan malah mencurigainya. Jadi siapkan dirimu untuk bisa menerima pendapat orang lain, belajarlah untuk menjadi orang yang kalah agar bisa untuk menjadi pemenang sejati. Bukankah cara utama untuk menjadi pemenang adalah dengan menjadi orang yang kalah terlebih dahulu, agar kita bisa mempelajari sesuatu dari kekalahan itu. Bukankah guru sejati itu adalah pengalaman, bagaimana mungkin kita akan melangkah maju jika sebelumnya kita tidak pernah terjatuh dan kalah, bagaimana kita akan bisa memandang jika ternyata mata kita buta. Hanya satu hal yang akan membawa kita pada satu keberhasilan, yaitu kemauan untuk belajar. Belajar untuk membuka mata dan telinga serta belajar membesarkan hati untuk dapat menerima pendapat orang. Belajar untuk bisa menghargai perasaan orang lain, belajar untuk tidak menyela pembicaraan orang, belajar untuk mendengarkan orang lain. Gunung-gunung yang menjulang pun tidak sombong dengan ketinggiannya, pohon-pohon yang besar tidak pernah sombong dengan kerindangannya, dia panyungi manusia dari teriknya sang matahari. Jadi alampun telah mengajarkan kita untuk bisa membagi segala kemampuannya kepada mahluk lainnya. Kenapa kita masih sombong dengan kehebatan kita yang sama sekali tidak ada nilainya itu. Kenapa kita masih saja meninggikan ego kita yang ternyata hanya akan menjebak kita pada kebuntuan akal dan kebutaan hati. Kenapa kita harus menjerumuskan diri kita sendiri dalam kehancuran. Jadi mulai sekarang belajarlah untuk mulai saling membagi sesuatu dengan yang lainnya. Belajarlah untuk menerima dengan tulus dan belajarlah untuk memberi dengan ikhlas, agar kita bisa terus mengkoreksi diri sejauh mana kita telah berhasil melakukan sesuatu. Jika kita melakukan semua dengan tulus yakinlah bahwa perjalanan panjang kita selama ini tidak akan pernah terasa sia-sia dan tak berguna. Semakin banyak kita belajar maka semakin kaya pulalah diri kita.

Bogor,19 Mei 2006

Hendra


Senin, 09 Maret 2009

PerTama Kali dapet Awards !

Diposting oleh HeyL aBduL AziZ

Hari seniN tanggal 09 Maret kemaren, deINDIES Crew, mengontak aku lewat shoutbox, memberitahu aku, kalau blog aku yang masih cuLun ini mendapat Award Semangat Ngeblog darinya. Wah, kembali pertanyaan menggelayut di benak saya. Kok Bisa Dapet Award ya? Padahal bagi saya Blog saya ini masih sangat-sangat cupu, dan kampungan dan ga sehebat blog milik blogger lainnya. Apa saya terlalu merendah? ga kok, kenyataannya memang seperti itu..
nee award nya....


Ah terima kasih deINDIES Crew, atas awardnya. Ya udah, langsung aja saya lemparkan lagi award ini ke bLogger yang lain yaitu: Materi school, Agung, DNX, dan decy, Karena sesuai dengan motto award ini, yaitu semangat nge blog. Ya moga-moga aja dengan award ini, rekan-rekan makin semangat nge blog. Bagi yang belum dapet sabar...lain kali saya kasi dah.....



Thank yOu for aLL _^^